TOS 2025: Langkah Nyata Mewujudkan Generasi Aktif, Sehat, dan Berkarakter
Surabaya — Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui Asisten Deputi Olahraga Pendidikan (Asdep Ordik) kembali menyelenggarakan program Temu Olahraga Sekolah (TOS) 2025, bekerja sama dengan tim Sport and Exercise Research Center (SERC) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai pelaksana kegiatan. Program ini berlangsung selama hampir dua minggu, mulai 10 Desember hingga 21 Desember 2025, dan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan TOS merupakan program penguatan olahraga pendidikan yang bertujuan meningkatkan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik, menanamkan gaya hidup sehat sejak dini, serta memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembinaan kebugaran dan karakter generasi muda. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu membangun budaya aktif bergerak di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan TOS 2025 tersebar di enam wilayah, yaitu SMP Negeri 2 Tuban (Tuban), SD dan SMP Khadijah Wonorejo serta SMP Labschool 3 Unesa (Surabaya), SMP Negeri 1 Sembalun (Nusa Tenggara Barat), SD Negeri 1 Percobaan (Malang), SD Negeri Singosaren (Daerah Istimewa Yogyakarta), dan SMA Negeri 1 Lamongan (Lamongan). Setiap lokasi menjadi pusat kegiatan yang melibatkan siswa, guru pendidikan jasmani, serta tenaga pendukung kegiatan olahraga sekolah.
Rangkaian kegiatan TOS meliputi aktivitas olahraga bersama, edukasi kebugaran jasmani, pengenalan konsep hidup sehat, serta penguatan nilai sportivitas dan karakter melalui olahraga. Program ini juga memberikan pendampingan kepada guru dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih inovatif, aktif, dan menyenangkan bagi siswa.
Asdep Ordik Kemenpora RI menyampaikan bahwa Temu Olahraga Sekolah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun fondasi kebugaran dan karakter generasi muda melalui olahraga pendidikan. Sementara itu, tim SERC Unesa sebagai pelaksana menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sekolah dalam menciptakan ekosistem olahraga pendidikan yang berkelanjutan.